Kamis, 03 November 2011

Makalah Bab 2. "Peranan Budaya Dalam Membentuk Kepribadian"

KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan kehadirat Alllah SWT karena berkat rahmat dan karuniaNya  penyusun dapat menyelesaikan makalah “Peran Kebudayaan Dalam Membentuk Kepribadian” dengan lancar. Shalawat serta salam kita senantiasa curahkan kepada Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan sahabat.
Dalam makalah ini, penyusun mencoba memaparkan bagaimana peran kebudayaan di Indonesia ini sehingga banyak pengaruhnya bagi kepribadian bangsa itu sendiri.  Dalam membentuk kepribadian itu tentu banyak masalah dan tantangan yang harus dihadapi dan diselesaikan oleh suatu negara. Pemerintah yang merupakan pemegang kekuasaan tertinggi suatu negara memiliki tugas dan tanggung jawab penting dalam mengatur warganya agar tujuan bersama bisa terwujud.
Makalah ini mungkin masih banyak kekurangan baik dari segi tulisan maupun materi. Untuk itu, saran dan kritik yang bersifat membangun senantiasa penyusun terima dengan hati terbuka. Semoga tulisan dari makalah ini dapat memberikan manfaat kepada pembacanya.

                                                                                                                                   


Bekasi, November 2011
Penulis



DAFTAR ISI


KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN
1.                  Latar Belakang
2.                  Tujuan
3.                  Sasaran

BAB II PERMASALAHAN
ANALISA SWOT
1.                  Strenght (Kekuatan)
2.                  Weakness (Kelemahan)
3.                  Opportunity (Peluang)
4.                  Threath (Kendala)

BAB III KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
REFERENSI




BAB I
PENDAHULUAN

I.a Latar Belakang
Indonesia memilki banyak suku bangsa dengan berbagai perbedaan kebudayaan yang tercermin pada pola dan gaya hidup asing-masing. Setiap budaya dari suatu daerah di Indonesia memilki keunikan dan ciri khas masing-masing. Hal ini memperkuat budaya nasional dan menjadikan Indonesia semakin menarik di mata dunia. Kepribadian sendiri muncul dan tampak ketika suatu Negara bisa mempertahankan budaya dan tradisinya.

I.b Tujuan
Tujuan disusunnya makalah ini yaitu agar kita bersama-sama bisa membangun kepribadian bangsa dengan memulai dengan kepribadian masing-masing individu. Beberapa hal yang dapat mempengaruhi kepribadian seseorang diantaranya :
·      Warisan Biologis (Heredity).
·      Warisan Lingkungan Alam (Natural Environment).
·      Warisan Sosial (Sosial Heritage).
·      Pengalaman Kelompok Manusia (Group Experiences).
·      Pengalaman Unik (Unique Experiences).
Kepribadian seseorang tentunya berbeda-beda. Kebudayaan bangsa yang beranekaragam merupakan kekayaan bangsa Indonesia. Namun, jangan sampai perbedaan itu menimbulkan konflik intern dan menjadikan bangsa ini terpecah belah. Dengan perbedaan itu, diharapkan kita saling menghargai budaya daerah lain dan memelihara budaya daerah sendiri sehingga kepribadian individu bisa terjaga dan bisa membentuk kepribadian bangsa.



I.c Sasaran
Penyusunan tulisan ini ditujukan kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia khususnya generasi muda agar selalu memilki rasa nasionalisme dan tidak terpengaruh budaya asing yang tidak layak sekaligus bertentangan dengan nilai dan moral bangsa Indonesia.



BAB II
PERMASALAHAN

Dalam membentuknya kepribadian tidaklah mudah. Dibutuhkan proses dan kerjasama antara pemerintah dan warganya agar tujuan bersama tersebut bisa terwujud. Banyak permasalahan yang harus dihadapi dengan bijaksana. Dibelakang itu tentunya ada peluang yang harus bisa dilihat dan dimanfaatkan. Dengan memaksimalkan Kekuatan yang ada dan meminimalkan kekurangannya semua itu bisa terwujud. Analisa SWOT memaparkan hal tersebut sehingga kekuatan, kelemahan, peluang dan hambatan bisa dianalisa dan memberikan solusi apa yang harus kita lakukan agar suatu hal bisa terwujud.

Analisa SWOT
a)    Strenght (Kekuatan).
  • Keanekaragaman budaya yang bisa menunjang budaya nasional
  • Kekhasan yang dimiliki budaya-budaya daerah.
  • Kreatifitas pemuda bangsa.
  • Kekayaan alam yang melimpah untuk menopang perekonomian negara.
  • Rasa nasionalisme yang tinggi sehingga mempererat persatuan.
  • Pengenalan budaya yang terus diupayakan oleh pemerintah.
  • Kebebasan dalam mengeluarkan pendapat sebagai negara yang menganut demokrasi.
b)      Weakness (Kelemahan).
  • Kurangnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kepribadian bangsa.
  • Kurangnya perhatian pemerintah.
  • Perekonomian yang tidak kunjung membaik.
  • Pemerintahan yang korup sehingga kurangnya kepercayaan masyakakat terhadap pemerinttah.
  • Lunturnya rasa nasionalisme.


c)   Opportunity (Peluang).

  •  Banyaknya turis asing yang tertarik budaya nasional.
  • Indonesia memilki tempat wisata yang menarik.
  • Indonesia negara demokrasi.
  • Indonesia memiliki hubungan baik dengan berbagai negara.
  • Masih banyak daerah yang masih memegang budaya daerahnya.


d)   Threath (Hambatan).
  • Masuknya budaya asing.
  • Munculnya era globalisasi.
  • Terpuruknya perekonomian negara.
  • Banyaknya konflik di daerah.
  • Banyaknya kejahatan dan terorime.



BAB II
KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
KESIMPULAN
Dari pembahasan tersebut penyusun menyimpulkan bahwa kepribadian dan kebudayaan memiliki kaitan yang sangat erat. Kebudayaan menjadi faktor penting terbentuknya suatu kepribadian. Kebudayaan mencermminkan kepribadian bangsa dan adalah kewajiban kita sebagai warga negara untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan yang ada. Hal tersebut dapat dijadikan sumber kekuatan untuk ketahanan budaya nasional bangsa Indonesia. Pemerintah dengan dukungan warganya merupakan kekuatan yang tidak dapat dipisahkan. Semoga dengan pembahasan makalah ini, dapat memperat kesatuan dan persatuan bangsa dan memperat hubungan antara pemerintah dan warganya.

REKOMENDASI
  • Banyaknya turis asing yang tertarik budaya nasional.
  • Indonesia memilki tempat wisata yang menarik.
  • Masih banyak daerah yang masih memegang budaya daerahnya.
  • Memanfaatkan kreatifitas pemuda bangsa. 
REFERENSI
http://isjd.pdii.lipi.go.id/admin/jurnal/31073945.pdf
http://filsafat.kompasiana.com/2010/11/21/kepribadian-bangsa/
http://www.lintasberita.com/Lifestyle/Seni-Budaya/budaya-indonesia-dimata-dunia-internasional-





Tidak ada komentar:

Posting Komentar